You are currently browsing the monthly archive for January 2009.
Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab. Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.
Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, “HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.”
Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia! menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.”
Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”
Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”
Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanyabertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu“.
dan sekarang….aku selalu mengucap syukur karna Tuhan mempertemukan aku sama kamu ndre
dengan segala kelebihan dan kekurangannmu….aku mengasihimu,seperti Tuhan mengasihimu…
-theresia.maya-
1. Make up your mind to be happy.
Learn to find pleasure in simple things.
2. Make the best of your circumstances.
No one has everything, and everyone has something
of sorrow intermingled with gladness of life. The trick is
to make the laughter outweigh the tears.
3. Don’t take yourself too seriously.
Don’t think that somehow you should be protected
from misfortune that befalls other people.
4. You can’t please everybody. Don’t let criticism worry you.
5. Don’t let your neighbor set your standards. Be yourself.
6. Do the things you enjoy doing but stay out of debt.
7. Never borrow trouble. Imaginary things are harder
to bear than real ones.
8. Since hate poisons the soul, do not cherish jealousy,
Avoid people who make you unhappy.
9. Have many interests. If you can’t travel, read about new places.
10. Don’t hold postmortems. Don’t spend your time brooding
over sorrows or mistakes. Don’t be one who never gets over things.
11. Do what you can for those less fortunate than yourself.
12. Keep busy at something. A busy person never has time
to be unhappy.
13. To know lasting happiness, get to know Jesus.
-theresia.maya-
it’s a brand new year peeps
2009!!!
my new year’s resolution is “JADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK LAGI DARI TAUN LALU
” dan yah…semoga semua cita2 gua di taun 2009 tercapai and lancar aja
amin!
and right now…gua mulai menikmati awal taun 2009 hehehe….
-theresia.maya-
